Mahasiswa KPM 19 IAIN Ponorogo Gelar Seminar Perizinan Usaha dan Digital Marketing di Desa Bungkuk

 


Magetan – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 19 Desa Bungkuk, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo Tahun 2023 menyelenggarakan Seminar Perizinan Usaha dan Digital Marketing pada Senin, 17 Juli 2023.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KPM Multi Disiplin IAIN Ponorogo yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya legalitas usaha serta pemanfaatan digital marketing sebagai strategi pengembangan usaha di era digital. Pelaksanaan kegiatan ini juga didukung dengan administrasi resmi melalui surat permohonan narasumber yang disusun oleh KPM 19.

Seminar menghadirkan Kusbeni Abdulloh, S.Kom, praktisi digital dan trainer kewirausahaan, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Kusbeni menekankan bahwa perizinan usaha merupakan pondasi utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

“Legalitas usaha bukan hanya kewajiban administratif, tetapi menjadi langkah strategis agar pelaku usaha memiliki kepastian hukum dan peluang pengembangan yang lebih luas. Digital marketing pun menjadi solusi efektif untuk menjangkau pasar yang lebih besar,” tutur Kusbeni Abdulloh.

Selain membahas perizinan usaha, peserta seminar juga mendapatkan materi mengenai strategi dasar digital marketing, pemanfaatan media sosial, serta pentingnya konsistensi dalam membangun branding produk.



Ketua KPM 19 IAIN Ponorogo, M. Khoirul Minan, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi kewirausahaan yang aplikatif.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Bungkuk, khususnya pelaku usaha pemula, dapat lebih siap menjalankan usaha secara legal dan mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, serta ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi. Mahasiswa KPM 19 berharap, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages