Diskoperindag Gresik Bekali Pelaku UMKM melalui Pelatihan Akses Pemasaran Dasar




Gresik – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik menyelenggarakan Pelatihan Akses Pemasaran Dasar bagi pelaku usaha mikro, bertempat di Aula Diskoperindag Kabupaten Gresik, selama tiga hari, 13–15 November 2025.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gresik untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, khususnya dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital. Pelatihan diikuti oleh pelaku usaha dari berbagai sektor yang antusias memperdalam pemahaman mengenai strategi pemasaran modern.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik, Drs. Darmawan, M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguasaan akses pasar bagi keberlanjutan UMKM.

“UMKM tidak cukup hanya mampu memproduksi barang yang baik, tetapi juga harus memahami bagaimana memasarkan produk secara efektif. Melalui pelatihan ini, kami berharap pelaku UMKM Gresik mampu memperluas pasar, meningkatkan penjualan, dan naik kelas,” ujar Darmawan.

Pelatihan menghadirkan narasumber praktisi dan trainer UMKM, Kusbeni Abdulloh, S.Kom., yang menyampaikan materi seputar akses pasar online dan digital marketing. Materi yang diberikan meliputi pemanfaatan marketplace, teknik penulisan deskripsi produk yang menarik, strategi pengiriman dan layanan pelanggan, hingga pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan WhatsApp sebagai sarana promosi.



Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai iklan berbayar dan promosi gratis, serta cara melakukan analisis performa promosi agar pelaku usaha mampu mengevaluasi dan menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.

Dalam pemaparannya, Kusbeni Abdulloh menekankan bahwa pemasaran digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi UMKM.

“Akses pasar hari ini tidak lagi dibatasi ruang dan waktu. UMKM harus berani masuk ke platform digital, memahami perilaku konsumen, dan menyajikan produk dengan narasi yang kuat agar mampu bersaing,” jelasnya.

Selama pelatihan berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung dan diskusi interaktif, sehingga diharapkan mampu langsung diterapkan dalam usaha masing-masing.

Melalui pelatihan ini, Diskoperindag Kabupaten Gresik berharap lahir UMKM yang lebih adaptif, inovatif, dan siap memanfaatkan peluang pasar, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages