Madiun, 6 September 2024 — Komitmen penguatan UMKM berbasis digital kembali ditegaskan dalam gelaran MAJESTIC 2024 (Mataraman Jatimers Night Music & Carnival) yang diinisiasi Bank Jatim. Salah satu agenda strategis dalam rangkaian acara ini adalah Bincang UMKM dengan tema “Transformasi Digital UMKM untuk Memaksimalkan Pemasaran dan Kurasi Produk di Era Digital.”
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 6 September 2024, pukul 16.00–17.30 WIB di Halaman GOR Wilis, Kota Madiun, diikuti oleh pelaku UMKM, komunitas, serta pegiat ekonomi kreatif se-wilayah Mataraman.
Hadir sebagai narasumber utama Kusbeni Abdulloh, S.Kom., yang akrab disapa Kang Ben, Ketua LP3H UIN Sunan Kalijaga. Dalam paparannya, Kang Ben menegaskan bahwa digitalisasi UMKM tidak cukup hanya hadir di media sosial atau marketplace, tetapi harus disertai strategi pemasaran yang tepat dan kurasi produk yang kuat.
“Di era digital, UMKM harus punya identitas, cerita, dan kualitas. Digital bukan sekadar alat jualan, tapi cara membangun kepercayaan pasar. Siapa yang cepat beradaptasi, dia yang akan bertahan dan melompat lebih jauh,” ujar Kang Ben.
Ia juga menambahkan bahwa UMKM Mataraman memiliki potensi besar jika mampu mengemas produk secara profesional dan memanfaatkan teknologi digital secara konsisten.
“UMKM kita itu hebat-hebat. Tinggal bagaimana branding, kemasan, dan narasi produknya diperkuat. Kalau ini jalan, UMKM lokal bisa bersaing di level nasional bahkan global,” tambahnya.
Turut hadir Siroojul Kafi, Ketua KORUM Kota Madiun, yang menekankan pentingnya kolaborasi komunitas sebagai ekosistem pendukung pertumbuhan UMKM. Diskusi dipandu oleh Diaz Maranatha selaku moderator, yang menghidupkan suasana dialog dengan pendekatan komunikatif dan aplikatif.
Sumber : Youtube Bank Jatim
Selain sesi diskusi, kegiatan ini juga menjadi ajang temu komunitas UMKM Mataraman yang dikemas santai melalui games dan doorprize, sehingga menciptakan atmosfer edukatif sekaligus inklusif.
Melalui MAJESTIC 2024, Bank Jatim menegaskan perannya sebagai mitra strategis UMKM dalam mendorong transformasi digital, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar. Harapannya, UMKM Mataraman tidak hanya tumbuh, tetapi benar-benar naik kelas dan siap berlari di lintasan ekonomi digital.
Karena di zaman serba cepat ini, UMKM yang menang bukan yang paling ramai—tapi yang paling siap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar