Surabaya — Upaya peningkatan kualitas dan daya saing produk pangan Industri Rumah Tangga (IRT) terus digencarkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Provinsi Jawa Timur, kegiatan Literasi Izin Edar Produk Pangan Industri Rumah Tangga digelar selama empat hari dan dua angkatan, yaitu 24–25 November 2025 dan 26-27 November 2025, bertempat di Hotel Aria Centra, Surabaya.
Kegiatan ini diikuti oleh pelaku koperasi dan UMKM pangan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Fokus utama kegiatan adalah peningkatan pemahaman regulasi izin edar SP-PIRT, standardisasi produk, hingga penguatan kemasan dan branding sebagai nilai tambah produk.
Salah satu sesi yang menjadi perhatian peserta adalah materi bertajuk “Dari Ide ke Label: Membuat Desain Kemasan PIRT Profesional di Canva”, yang disampaikan oleh Kusbeni Adulloh, S.Kom, narasumber dari LPK Media Madiun.
Dalam paparannya, Kusbeni menekankan bahwa kemasan bukan sekadar pembungkus produk, tetapi merupakan alat komunikasi utama antara produk dan konsumen. Menurutnya, kemasan yang baik mampu meningkatkan persepsi kualitas sekaligus kepercayaan pasar terhadap produk UMKM.
“Banyak produk UMKM sebenarnya sudah enak dan berkualitas, tetapi kalah bersaing karena kemasannya kurang menarik atau tidak informatif. Padahal, dengan desain kemasan yang tepat dan sesuai standar PIRT, produk bisa terlihat lebih profesional dan bernilai jual lebih tinggi,” ujar Kusbeni.
Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan platform desain digital seperti Canva dapat menjadi solusi praktis dan terjangkau bagi pelaku UMKM.
“Canva sangat membantu UMKM karena mudah digunakan, tidak memerlukan latar belakang desain, dan sudah menyediakan banyak template. Yang terpenting adalah memahami elemen wajib label PIRT, seperti informasi produk, izin edar, dan identitas produsen,” jelasnya.
Melalui sesi ini, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga dibekali praktik langsung menyusun desain label kemasan yang sesuai regulasi dan selaras dengan karakter produk masing-masing.
Kegiatan literasi ini diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM pangan di Jawa Timur untuk lebih siap menghadapi persaingan pasar, sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi keamanan pangan. Diskop UKM Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi UMKM agar mampu naik kelas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar